Skip to content

Perencanaan biaya, chargeback/showback (jika ada), dan optimasi sumber daya TI

Informasi Dokumen

Atribut Keterangan
Kode Dokumen DTSI-SOP-FIN-01
Kode LPM
Revisi 1.0
Tanggal Efektif — (ditetapkan saat persetujuan Kepala DTSI)
Pemilik Dokumen Departemen Teknologi dan Sistem Informasi (DTSI), Universitas Harapan Bangsa
Pemilik Proses Kepala Departemen Teknologi dan Sistem Informasi (DTSI)
Kelas Rekomendasi
Status DRAFT — siap peninjauan pimpinan

1. Tujuan

Menyusun perencanaan biaya TI yang transparan, memantau konsumsi (showback atau chargeback jika diberlakukan), dan mengusulkan optimasi agar alokasi anggaran selaras prioritas institusi—mendukung ISO/IEC 38500 (evaluate penggunaan sumber daya TI).

2. Ruang lingkup

Biaya operasi dan modal yang menjadi tanggung jawab DTSI: infrastruktur, lisensi, cloud, dukungan vendor, dan proyek. Bukan mengganti peraturan akuntansi universitas; berkoordinasi dengan unit keuangan.

3. Dokumen terkait

Dokumen Relasi
DTSI-SOP-GOV-01 Arah investasi TI
DTSI-SOP-GOV-02 Portofolio proyek
DTSI-SOP-AST-01 Basis aset untuk depresiasi/alokasi
DTSI-SOP-AST-03 Renewal lisensi
DTSI-SOP-OPS-07 Kapasitas & efisiensi teknis
DTSI-SOP-SUP-01 Kontrak cloud

4. Definisi

Istilah Makna
Showback Laporan pemakaian biaya ke unit pemangku tanpa tagihan wajib.
Chargeback Pembebanan internal berdasarkan meter pemakaian.
FinOps ringan Praktik kolaborasi teknis-keuangan untuk cloud.

5. Peran dan tanggung jawab

Peran Tanggung jawab
Kepala DTSI Menyampaikan usulan anggaran dan trade-off ke pimpinan.
Analis/planner biaya TI Agregasi tagihan, alokasi, proyeksi.
Arsitek / admin cloud Rekomendasi rightsizing, reserved instance, penutupan sumber daya nganggur.

6. Prosedur

  1. Katalog pos biaya: kelompokkan OPEX/CAPEX (personel mitra, lisensi, infrastruktur, SaaS, listrik kolokasi bila relevan).
  2. Baseline tahunan: bandingkan dengan tahun sebelumnya; jelaskan variasi (proyek baru, kenaikan harga, pertumbuhan pengguna).
  3. Alokasi: jika showback/chargeback, tetapkan kunci alokasi yang adil (seat, VM, storage TB, bandwidth) dan publikasikan ke unit.
  4. Review kuartal dengan DTSI-SOP-ADM-02: identifikasi pemborosan, zombie resource, lisensi tidak terpakai.
  5. Optimasi teknis: koordinasi dengan DTSI-SOP-OPS-07 untuk kapasitas.
  6. Dokumentasi: simpan versi ringkasan untuk audit internal.

7. Rujukan ISO (indikatif)

  • ISO/IEC 38500 — evaluasi kinerja dan penggunaan sumber daya TI.

8. Rekaman wajib

  • Ringkasan biaya kuartal, daftar tindakan optimasi, persetujuan pengecualian anggaran.

9. Indikator kinerja

Indikator Target
Renewal kritikal tanpa perencanaan anggaran H-90 0
Temuan optimasi tanpa status tindak lanjut setelah 2 kuartal [Diisi]

10. Tinjauan dokumen

Minimal tahunan atau setelah perubahan kebijakan anggaran universitas.


Register SOP: Daftar SOP Operasional