Skip to content

Latihan krisis, komunikasi darurat, dan koordinasi lintas unit

Informasi Dokumen

Atribut Keterangan
Kode Dokumen DTSI-SOP-BC-02
Kode LPM
Revisi 1.0
Tanggal Efektif — (ditetapkan saat persetujuan Kepala DTSI)
Pemilik Dokumen Departemen Teknologi dan Sistem Informasi (DTSI), Universitas Harapan Bangsa
Pemilik Proses Kepala Departemen Teknologi dan Sistem Informasi (DTSI)
Kelas Rekomendasi
Status DRAFT — siap peninjauan pimpinan

1. Tujuan

Menguji dan mempertajam kemampuan komunikasi serta koordinasi saat krisis yang melibatkan TI, memastikan peran, saluran, dan pesan sudah dipahami sebelum kejadian nyata—mendukung ISO 22313 (pedoman implementasi) dan DTSI-SOP-BC-01.

2. Ruang lingkup

Latihan meja (tabletop), simulasi teknis terbatas, atau latihan penuh yang melibatkan DTSI, humas, keamanan kampus, fakultas terpilih, dan vendor kritis [Diisi].

3. Dokumen terkait

Dokumen Relasi
DTSI-SOP-BC-01 DRP dan aktivasi
DTSI-SOP-OPS-01 Komunikasi ke pengguna
DTSI-SOP-INC-01 Krisis keamanan

4. Komponen yang harus ada sebelum latihan

  1. Daftar kontak darurat dengan urutan eskalasi (24×7 jika diperlukan).
  2. Template pesan untuk civitas (email, portal, SMS [jika ada])—disetujui humas.
  3. Peran pelatihan: siapa memainkan peran pimpinan, DTSI, media.

5. Jenis latihan

Jenis Frekuensi disarankan Fokus
Tabletop Minimal tahunan Keputusan, komunikasi, prioritas
Teknis terbatas Minimal 2 tahun sekali Failover satu layanan
Full Sesuai risiko/mutu End-to-end

[Diisi institusi: jadwal pasti.]

6. Peran dan tanggung jawab

Peran Tanggung jawab
Penanggung jawab latihan Rencana, skenario, undangan, evaluasi.
Kepala DTSI Menyetujui skenario dan partisipasi.
Humas Kepatuhan pada pesan publik.

7. Prosedur pelaksanaan

  1. Susun skenario realistis (tanpa data sensitif fiktif yang menyesatkan); semak dengan hukum/humas jika melibatkan data pribadi.
  2. Bagikan brief partisipan minimal [Diisi: 1 minggu] sebelumnya (atau no-notice untuk uji respons—dengan persetujuan pimpinan).
  3. Jalankan sesi; catat waktu keputusan dan bottleneck.
  4. Hot wash langsung setelah latihan; buat laporan temuan dengan tindakan, pemilik, tenggat.
  5. Tindak lanjut masuk tinjauan manajemen (DTSI-SOP-ADM-02).

8. Komunikasi darurat (bukan latihan)

  1. Saat krisis nyata, ikuti protokol humas universitas; DTSI menyediakan fakta teknis yang akurat tanpa spekulasi.
  2. Satu suara resmi ke media (bukan staf teknis individual).

9. Rujukan ISO (indikatif)

  • ISO 22313 — guidance for BCMS.
  • ISO 22301 — exercising and testing.

10. Rekaman wajib

  • Rencana latihan, daftar hadir, temuan, tindakan perbaikan.

11. Indikator kinerja

Indikator Target
Latihan terjadwal selesai 100%
Temuan terbuka > 90 hari 0

12. Tinjauan dokumen

Minimal dua tahunan atau setelah latihan penuh.


Register SOP: Daftar SOP Operasional