Pengujian fungsional, regresi, QA, dan UAT
Informasi Dokumen
| Atribut | Keterangan |
|---|---|
| Kode Dokumen | DTSI-SOP-DEV-02 |
| Kode LPM | — |
| Revisi | 1.0 |
| Tanggal Efektif | — (ditetapkan saat persetujuan Kepala DTSI) |
| Pemilik Dokumen | Departemen Teknologi dan Sistem Informasi (DTSI), Universitas Harapan Bangsa |
| Pemilik Proses | Kepala Departemen Teknologi dan Sistem Informasi (DTSI) |
| Kelas | Wajib |
| Status | DRAFT — siap peninjauan pimpinan |
1. Tujuan
Menjamin perubahan perangkat lunak terverifikasi sebelum produksi melalui kombinasi pengujian fungsional, regresi, QA internal, dan UAT pemilik bisnis—mendukung ISO/IEC 25010 (kualitas) dan kelancaran rilis ISO/IEC 20000-1.
2. Ruang lingkup
Semua rilis yang mempengaruhi perilaku aplikasi, data yang ditampilkan, atau integrasi, kecuali perubahan konfigurasi murni yang dikecualikan melalui DTSI-SOP-OPS-02.
3. Dokumen terkait
| Dokumen | Relasi |
|---|---|
| DTSI-SOP-DEV-01 | SDLC induk |
| DTSI-SOP-DEV-04 | Pipeline build & artefak |
| DTSI-SOP-OPS-09 | Kriteria go-live |
| DTSI-SOP-OPS-02 | RFC |
| DTSI-SOP-AST-02 | Data uji vs produksi |
4. Definisi
| Istilah | Makna |
|---|---|
| Regresi | Uji memastikan fitur lama tidak rusak. |
| UAT | Pengujian penerimaan oleh pengguna bisnis terhadap kriteria yang disepakati. |
| Smoke test | Uji cepat pasca-deploy ke staging/produksi. |
5. Tingkat pengujian (indikatif)
| Tingkat risiko rilis | Minimum pengujian |
|---|---|
| Rendah | Regresi otomatis utama + smoke manual |
| Sedang | + skenario fungsional baru + UAT sampel |
| Tinggi | + UAT lengkap + skenario keamanan/izin + kinerja dasar |
[Diisi institusi: kriteria risiko per layanan.]
6. Peran dan tanggung jawab
| Peran | Tanggung jawab |
|---|---|
| QA / tester | Rencana kasus uji, eksekusi, bukti pass/fail. |
| Developer | Perbaikan cacat, tes unit/integration sesuai standar tim. |
| Product owner | Menyetujui UAT dan menandatangani penerimaan. |
7. Prosedur
- Rencana uji: tautkan ke RFC atau rilis; cantumkan lingkungan (dev/staging), data uji (anonim bila perlu).
- Data uji: jangan memakai data produksi sensitif tanpa masking (DTSI-SOP-CPL-02).
- Eksekusi: catat versi build; simpan log/screenshot atau laporan otomatis.
- Cacat: prioritas blocker/critical harus ditutup atau diterima tertulis sebelum produksi.
- UAT: jadwalkan dengan sponsor; dokumentasikan persetujuan.
- Pasca-rilis: smoke produksi sesuai DTSI-SOP-OPS-09.
8. Rujukan ISO (indikatif)
- ISO/IEC 25010 — model kualitas untuk pengujian.
- ISO/IEC 20000-1 — transisi ke layanan operasional.
9. Rekaman wajib
- Kasus uji atau set regresi, laporan eksekusi, bukti UAT, daftar cacat terbuka yang diizinkan.
10. Indikator kinerja
| Indikator | Target |
|---|---|
| Rilis tinggi tanpa bukti UAT | 0 |
| Cacat blocker di produksi dalam 7 hari pasca-rilis yang seharusnya tertangkap UAT | [Diisi] |
11. Tinjauan dokumen
Minimal tahunan atau setelah perubahan besar alat CI/CD.
Register SOP: Daftar SOP Operasional