Skip to content

Pengetahuan operasional, runbook, dan arsip teknis

Informasi Dokumen

Atribut Keterangan
Kode Dokumen DTSI-SOP-ADM-03
Kode LPM
Revisi 1.0
Tanggal Efektif — (ditetapkan saat persetujuan Kepala DTSI)
Pemilik Dokumen Departemen Teknologi dan Sistem Informasi (DTSI), Universitas Harapan Bangsa
Pemilik Proses Kepala Departemen Teknologi dan Sistem Informasi (DTSI)
Kelas Rekomendasi
Status DRAFT — siap peninjauan pimpinan

1. Tujuan

Memastikan pengetahuan operasional (knowledge article, runbook, diagram arsitektur) tersedia, mutakhir, dan mudah ditemukan sehingga L1/L2 dapat menyelesaikan insiden cepat dan kontinuitas terjaga—selaras ISO/IEC 20000-1 (knowledge management) dan dokumentasi mutu ISO 9001 klausul 7.5.

2. Ruang lingkup

Prosedur teknis untuk layanan yang dioperasikan DTSI: infrastruktur, aplikasi kampus, integrasi, dan prosedur darurat operasional (bukan mengganti SOP formal kebijakan).

3. Dokumen terkait

Dokumen Relasi
DTSI-SOP-ADM-01 Pengendalian versi dan retensi
DTSI-SOP-OPS-01 Knowledge di service desk
DTSI-SOP-OPS-04 Log dan monitoring
DTSI-SOP-BC-01 BCP/DRP
DTSI-SOP-AST-02 Informasi sensitif dalam dokumen teknis

4. Jenis artefak

Jenis Kegunaan
Artikel pengetahuan Langkah singkat untuk pengguna atau L1 (password reset, FAQ).
Runbook Prosedur operasi/admin: restart, failover, rollback.
Arsip teknis Diagram, as-built, skrip maintenance (versi terkendali).

5. Peran dan tanggung jawab

Peran Tanggung jawab
Pemilik layanan Menyetujui konten kritis, memastikan runbook sesuai produksi.
Pelaksana TI Menulis/memperbarui setelah perubahan atau insiden mayor.
Koordinator pengetahuan Indeks, duplikasi, pensiunan artikel usang.

6. Prosedur

  1. Standar format: judul, layanan terkait, versi, tanggal, pemilik, lingkungan (dev/staging/prod).
  2. Pembuatan: setiap RFC besar atau insiden P1/P2 menghasilkan pembaruan runbook bila ada celah dokumentasi.
  3. Review: runbook produksi direview minimal setiap 6 bulan atau setelah perubahan arsitektur.
  4. Publikasi: simpan di repositori kanonik [Diisi: wiki, Git, ITSM KB]; tautkan dari tiket contoh.
  5. Akses: batasi dokumen yang memuat kredensial atau topologi sensitif; gunakan vault referensi, bukan teks polos.
  6. Pensiunan: tandai usang, arsipkan, hapus duplikat.

7. Rujukan ISO (indikatif)

  • ISO/IEC 20000-1 — manajemen pengetahuan layanan.
  • ISO 9001:20157.5 informasi terdokumentasi.

8. Rekaman wajib

  • Log revisi artikel/runbook, hasil review berkala.

9. Indikator kinerja

Indikator Target
Insiden P1/P2 tanpa pembaruan KB bila teridentifikasi celah [Diisi: target institusi, mis. ≤ 20%]
Runbook produksi lewat jadwal review 0

10. Tinjauan dokumen

Minimal tahunan atau setelah migrasi besar alat dokumentasi.


Register SOP: Daftar SOP Operasional