Kapasitas, kinerja, dan perencanaan beban
Informasi Dokumen
| Atribut | Keterangan |
|---|---|
| Kode Dokumen | DTSI-SOP-OPS-07 |
| Kode LPM | LPM.UHB.SOP04.04.06.03.08 |
| Revisi | 0.1 |
| Tanggal Efektif | — |
| Pemilik Dokumen | Departemen Teknologi dan Sistem Informasi (DTSI), Universitas Harapan Bangsa |
| Pemilik Proses | Kepala Departemen Teknologi dan Sistem Informasi (DTSI) |
| Kelas | Wajib |
| Status | DRAFT |
1. Tujuan
Menetapkan prosedur operasional untuk Kapasitas, kinerja, dan perencanaan beban di lingkungan Universitas Harapan Bangsa agar konsisten, terukur, dan dapat diaudit.
2. Ruang lingkup
Berlaku bagi DTSI, pihak yang ditunjuk, dan mitra terkait dalam cakupan dokumen ini. [Diisi: batas sistem, layanan, atau lokasi spesifik institusi.]
3. Definisi
| Istilah | Makna |
|---|---|
| DTSI | Departemen Teknologi dan Sistem Informasi Universitas Harapan Bangsa. |
| Pemohon | Pihak yang memicu atau memerlukan output dari proses ini. |
4. Peran dan tanggung jawab
| Peran | Tanggung jawab |
|---|---|
| Kepala DTSI | Menyetujui pengecualian strategis, memprioritaskan risiko, mengeskalasi ke pimpinan universitas bila perlu. |
| Koordinator proses | Mengkoordinasikan pelaksanaan harian dan kelengkapan rekaman. |
| Pelaksana TI | Melaksanakan langkah teknis sesuai SOP dan runbook terkait. |
| Pemilik layanan / pemangku kepentingan | Memberikan persetujuan bisnis, ketersediaan UAT, atau validasi hasil. |
5. Prosedur
- Identifikasi pemicu atau kebutuhan sesuai ruang lingkup SOP ini.
- Sahkan identitas dan wewenang pemohon melalui saluran resmi [Diisi: sistem tiket, formulir, atau IdP].
- Klasifikasikan dampak dan prioritas memakai kriteria institusi.
- Jalankan langkah teknis dan administratif berdasarkan checklist internal DTSI.
- Dokumentasikan tindakan, waktu, dan hasil pada sistem rekaman resmi.
- Lakukan verifikasi hasil (uji fungsi, sampling, atau persetujuan pemilik layanan) sebelum penutupan.
- Sampaikan status kepada pemangku kepentingan terkait.
- Untuk temuan atau penyimpangan, buka tiket perbaikan atau catat pada register risiko.
- Serahkan rekaman kepada penanggung jawab arsip sesuai DTSI-SOP-ADM-01.
- Pantau indikator pada §8 dan lakukan perbaikan berkelanjutan.
6. Rujukan ISO dan dokumen terkait
- Indikatif: ISO/IEC 20000-1
- Register indeks: Daftar SOP Operasional
7. Rekaman
- Log atau tiket layanan, formulir persetujuan, bukti uji, ekspor konfigurasi, atau artefak lain yang relevan.
- Daftar distribusi dan riwayat revisi dokumen (bila berlaku).
8. Indikator kinerja dan SLA
Ditetapkan dalam lampiran SLA institusi atau OLA internal. [Diisi: target kuantitatif setelah disahkan.]
9. Tinjauan dokumen
Dokumen ini ditinjau minimal satu kali per tahun atau setelah insiden mayor, audit, perubahan regulasi, atau perubahan arsitektur signifikan.